Senin, 23 Maret 2015

MAKANAN KARBOHIDRAT TINGGI, ALTERNATIF ASUPAN GIZI SELAIN BERAS

MAKANAN KARBOHIDRAT TINGGI, ALTERNATIF ASUPAN GIZI SELAIN BERAS

Bumi diciptakan oleh Tuhan dengan banyak kelebihan di dalamnya. Apa yang manusia inginkan, bumi sudah menyediakannya. Beragam makanan tersedia di bumi, ada yang bisa ditanam hanya di bagian bumi tertentu saja, ada yang bisa ditanam dimana saja.

Makanan pokok manusia di bumi sepertinya memang sengaja diciptakan tidak seragam. Tuhan sepertinya ingin kita, manusia, saling mengenal dan belajar lewat perbedaan tersebut. Contohnya dapat kita temui di negara kita sendiri. Jika di Indonesia bagian barat makanan pokoknya adalah nasi yang berasal dari beras, di Indonesia bagian timur makanan pokoknya adalah sagu atau ubi.


Berikut adalah makanan-makanan yang mengandung karbohidrat cukup tinggi selain beras.


1. Kentang

kentang, kentang panggang
Kentang panggang, gambar: telegraph.co.uk
Umbi kentang merupakan salah satu makanan pokok di Eropa walau pada awalnya didatangkan dari Amerika Selatan. Kentang menyebar ke Eropa dari Peru sejak tahun 1565 oleh bangsa Spanyol. 100 gram kentang setara 70 kilo kalori; mengandung 0.1 gram lemak, 1.89 gram protein, 2.5 gram serat, 0.73 mg besi, 10 mg kalsium, niacin, asam folat, sodium, kalium, mangan, dan fosfor dalam jumlah kecil.

Bukan berati memakan kentang goreng dari produk fast food baik untuk kesehatan, karena itu pengecualian.

2. Jagung

jagung, jagung bakar, corn
Jagung bakar, gambar: electicrecipes.com
Merupakan pangan pokok di Afrika dan sebagian daerah di Indonesia. Berasal dari Amerika Tengah dan dibawa ke Eropa maupun Asia oleh orang-orang Eropa di akhir abad ke -15. Kandungan karbohidrat di dalam biji jagung mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Pengolahan biji jagung dapat langsung direbus lalu dimakan, atau digiling kasar menjadi sereal dan tepung maizena. 100 gram jagung setara 355 kalori; mengandung 73.7 gram karbohidrat, 9.2 gram protein, 3.9 gram lemak, 10 mg kalsium, 256 mg fosfor, dan 2.4 mg besi.

Tidak termasuk pop corn looh!

3. Gandum

gandum, roti gandum
Gandum dan roti gandum, gambar: forwallpaper.com
Merupakan sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian. Gandum digunakan untuk memproduksi tepung terigu, pakan ternak, atau difermentasi untuk menghasilkan alkohol. Tepung terigu yang dihasilkan, digunakan sebagai bahan dasar mi, kue, dan roti. 100 gram gandum mengandung 339 kalori; mengandung 71 gram karbohidrat, 2.5 gram lemak, 14 gram protein, 431 mg potassium, dan 2 mg sodium.

4. Ubi jalar

Ubi jalar atau sweet potato, gambar: talkingcents.consumercredit.com
Disebut juga ketela rambat, berasal dari Amerika Selatan dan yang masih diperdebatkan, Papua. Di Afrika, ubi jalar menjadi salah satu makanan pokok. Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dimanfaatkan sebagai sayuran. 100 gram ubi jalar setara dengan 90 kalori; mengandung 27,9 gram karbohidrat; mengandung 20 gram vitamin C, 1 gram besi, 0.3 gram serat, 2.3 gram protein, 46 mg kalsium, dan 0.7 gram lemak.

5. Sagu

sagu, sago
Sagu dan Gula Merah, gambar: nevertoosweetforme.com
Merupakan makanan pokok masyarakat Maluku dan Papua yang tinggal di pesisir. Biasanya sagu dimakan dalam bentuk semacam bubur atau papeda. Sagu sendiri dijual sebagai tepung curah maupun yang dipadatkan dan dikemas dalam daun pisang. Tepung sagu kaya dengan karbohidrat tapi miskin gizi lain. 100 gram sagu setara dengan 355 kalori; mengandung 94 gram karbohidrat, 0.2 gram protein, 0.5 gram serat, 10 mg kalsium, 1.2 mg besi, lemak, karoten, tiamin, dan asam askorbat dalam jumlah sangat kecil.

Itulah lima bahan makanan pokok yang mengandung karbohidrat cukup tinggi. Tuhan memberi anugerah manusia berupa akal pikiran dengan harapan manusia dapat mencari dan membuat kreasi dari apa yang telah diberikan oleh alam. 

0 komentar: