Jumat, 20 Maret 2015

KACAMATA KARDUS 3D GOOGLE YANG UNIK DAN CANGGIH

Kacamata Kardus 3D Google yang Unik dan Canggih

Kacamata-Kardus-3D-Google


Perangkat berteknologi canggih biasanya identik dengan barang mewah dan harga yang mahal. Tak heran bila saat ini perkembangan smartphone kelas atas baru mencakup kalangan masyarakat menengah ke atas karena harganya yang terbilang masih cukup mahal.Smartphone yang mahal identik dengan kesan mewah, keren dan dilengkapi dengan beragam fitur-fitur canggih yang mumpuni.
Tapi saat ini ada juga lho perangkat berteknologi canggih yang dibuat dengan bahan baku yang relatif murah dan mampu memberikan kesan unik dan go green bagi para pemakainya. #Google lah salah satu perusahaan yang sangat concern akan hal tersebut.
Selain dikenal sebagai perusahaan teknologi yang senantiasa menyajikan produk-produk mewah berteknologi tinggi, Google juga memberikan perhatian terhadap perkembangan produk-produk teknologi yang unik dan ramah lingkungan. Yup, inilah teknologi terbaru besutan Google yang diberi nama Cardboard.

Apa itu Cardboard?

Bentuknya mungkin terlihat unik dan agak membuat anda ragu akan kecanggihan teknologinya. Cardboard besutan Google ini bisa disebut sebagai kacamata kardus yang mampu menyajikan konsep visualisasi 3 dimensi (3D) seperti perangkat headset Oculus Rift yang lebih rumit dan mahal. Google mulai memperkenalkan produk Cardboard ini pada peserta konferensi Google I/O di San Fransisco pada pertengahan Juni 2014.

Konsep Cardboard

Bila Anda hendak menggunakan Cardboard, Anda akan diberi seperangkat unit Cardboard berupa kardus dengan potongan berpola yang tinggal dilipat seperti membuat origami. So, do it yourself. Google mengajak Anda untuk lebih aktif dan menyusun sendiri bentuk Cardboard Anda.
Kacamata kardus sebenarnya tidak memiliki perangkat display canggih untuk memproyeksikan gambar 3D ke mata Anda. Perangkat unik yang satu ini hanya terdiri dari seperangkat kardus berpola dengan dua lensa yang akan digunakan untuk memproyeksikan tampilan smartphone Android Anda ke dalam bentuk 3D.
Setelah selesai melipat Cardboard, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menempelkan smartphone Android Anda dengan posisi layar yang menghadap ke arah lensa Cardboard. Namun ternyata tak semua smatrphone cocok digunakan pada Cardboard, karena Google mendesain Cardboard untuk smartphone Nexus 5 yang juga merupakan smartphone buatan Google.
Agar dapat menggunakan Cardboard, jangan lupa untuk mengunduh aplikasi Cardboard di Play Store terlebih dahulu ya. Untuk mulai menjalankan berbagai aplikasi demo dengan menggunakan Cardboard, gerakkan saja mata Anda ke kiri dan ke kanan, maka sensor smartphone secara otomatis akan menerjemahkan gerakan mata Anda dan menyesuaikan perubahan tampilan menu pada layar.
Selanjutnya, menu pilihan Anda akan di highlight dan bisa segera anda jalankan dengan menggeser magnet bulat yang terdapat di sisi samping Cardboard. Dengan menggeser magnet tersebut ke arah bawah, #smartphone akan segera menerjemahkan perintah Anda sebagaiklik pada menu yang telah anda pilih. Saat anda melepas jari anda dari magnet bulat tersebut, magnet akan bergerak kembali ke posisi semula karena bertolakan dengan kutub magnet yang terdapat di bagian bawahnya.
Wow, unik dan canggih sekali kan…
Seperti teknologi virtual reality lainnya, aplikasi Cardboard akan menyajikan dua buah gambar pada smartphone, 1 untuk mata kiri dan 1 untuk mata kanan. Otak anda Akan secara otomatis menyatukan penglihatan tersebut dan memberikan anda visualisasi sebuah tampilan yang utuh.
Menggunakan Cardboard sama seperti menjelajah ke dunia baru. Anda dapat menikmati pemandangan virtual reality yang mengagumkan dan tampak nyata hanya dengan menggerakan mata ke kiri-kanan, atas-bawah atau berputar 3600.

Tertarik untuk Mencoba Cardboard?

Google mempermudah kita untuk membuat sendiri Cardboard kreasi anda dengan modal kardus berpola, dua buah lensa serta dua buah magnet. Ikuti saja pola rancangan Cardboard yang disediakan di salah satu halaman situs Google. Dengan menggunakan Cardboard, kita dapat menikmati demo aplikasi berupa pemandangan museum Versailles atau jalanan di kota Paris.

0 komentar: